Kamu tidak akan pernah tau apa yang dipikirkannya. Dia pun tidak akan bercerita apa-apa padamu. Semua hal tampak baik-baik saja. Dia berada dibalik kebahagiaan semua orang.
Dia akan memastikan bahwa tidak ada satupun yang tahu siapa dirinya dan bagaimana masa lalunya. Dia memastikan semua orang tersenyum bahagia. Dia hanya tidak ingin menjadi beban orang lain. Dia sempurna memainkan peran orang yang 'bahagia'.
"He is all broken inside, but no one will ever notice."
Ya, Dia tidak lebih dari seseorang yang sudah kehilangan semangat hidupnya. Dia akan menganggap semua masalah bersumber pada dirinya. Dia hancur dan tak ada seorangpun menyadarinya. Bahagianya tidak lain adalah topeng untuk menutupi sisi kelamnya.
"He lost his entire everything. He didn’t lose 30% of his everything. He didn’t even lose 70%. But he lost his whole everything".
Dia sudah banyak kehilangan. Bahkan kepercayaannya pada orang lain sudah hilang. Dalamnya sudah hancur. Dia pun tak lebih dari raga kosong yang hidup.
"Look at what it’s done to him. You can see the death in his eyes, but he keeps on going".
Lihatlah dirinya lekat-lekat. Masuklah kedalamnya. Kamu tidak akan menemukan kehidupan disana. Dia sudah putus asa sejak dari lama. Baginya, hari esok tak lebih dari sekadar penebus dosa.
"Remember that a tiny seeds will be grow in the desert if you give it a chance"
Satu-satunya kehidupan adalah kepercayaan dan perhatian yang kamu berikan kepadanya. Yakin kan dia bahwa semua orang menunggunya esok hari. Beri kesempatan ia membuka topengnya tanpa ada rasa bersalah pada orang lain
"Remember that a tiny seeds will be grow in the desert if you give it a chance"
Satu-satunya kehidupan adalah kepercayaan dan perhatian yang kamu berikan kepadanya. Yakin kan dia bahwa semua orang menunggunya esok hari. Beri kesempatan ia membuka topengnya tanpa ada rasa bersalah pada orang lain

2 komentar
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerimakasih.
Hapus